Tata Cara Bersepeda Motor di Indonesia (Bagian V)
BAB 5: KENDALI KESELAMATAN PADA SEPEDA MOTOR ANDA
Agar dapat berkendara sepeda motor dengan selamat anda harus mampu menguasai kendali, kecepatan, dan keseimbangan sepeda motor anda. Berkendara sepeda motor dengan selamat membutuhkan banyak praktik dengan menggunakan teknik berkendara untuk :
• Posisi tubuh
• Membelok
• Posisi jalan
• Pengereman
• Pengoperasian transmisi
• Berkendara pada jalan menanjak
• Posisi tubuh
• Membelok
• Posisi jalan
• Pengereman
• Pengoperasian transmisi
• Berkendara pada jalan menanjak
POSISI TUBUH
Posisi tubuh yang tepat sangatlah penting dalam mengendalikan sepeda motor anda dan berkendara dengan aman. Hal ini membutuhkan posisi tubuh yang tepat, posisi pada jok, posisi tangan, siku, dan kaki.
1. Posisi tubuh.
Posisi tubuh yang tepat haruslah nyaman. Kepala anda harus tegap ke depan dengan pandangan lurus ke depan pula. Tangan anda harus mampu mengendalikan sepeda motor, bukan untuk menopang tubuh anda.
2. Jok.
Duduklah dekat dengan setang agar mudah menjangkaunya. Anda harus dapat membelokkan
setang tanpa kesulitan.
setang tanpa kesulitan.
3. Posisi Tangan.
Untuk mengendalikan handel gas, tahan handel dengan kuat biarkan pergelangan tangan anda di bawah dengan bagian jari anda berada di atas. Posisi ini akan membantu pengendalian sepeda motor di berbagai kondisi.
4. Siku.
4. Siku.
Posisi siku yang tepat akan memberikan pengendalian yang baik pula. Agar dapat menjaga posisi tubuh yang baik saat mengerem dan untuk menahan guncangan dari roda depan, usahakan agar siku anda tetap menekuk.
5. Posisi lutut.
5. Posisi lutut.
Untuk menyeimbangkan dan menjaga kendali ketika membelok, berjalan pelan atau berakselerasi, eratkan lutut anda pada tangki bahan bakar.
6. Posisi Kaki.
6. Posisi Kaki.
Ketika anda berjalan, pastikan kaki anda berada di atas pijakan kaki dan dekat dengan pedal rem dan persneling agar anda dapat cepat menggunakannya sewaktu-waktu. Jangan biarkan kaki anda terseret di atas jalan. Anda dapat kehilangan kendali atau bahkan mengalami cedera.
MEMBELOK
Sangatlah penting bagi anda untuk melatih gerakan membelok dengan menggunakan metode yang tepat. Untuk melakukan ini, anda harus menempatkan sepeda motor anda dalam posisi aman, pelan dan membaringkan sepeda motor anda saar membelok. Saat membelok batasi kecepatan anda dan mendekat ke belokan dengan hati-hati. Berjalan perlahan dan jika diperlukan, turunkan posisi gigi sebelum membelok. Lalu, atur pengoperasian gas saat keluar tikungan dan posisi kendaraan sudah tegak.
Anda harus merebahkan sepeda motor anda ketika membelok. Semakin tajam tikungan atau semakin kencang anda berjalan anda harus semakin rebah juga. Saat anda merebahkan kendaraan, jaga posisi tubuh anda dengan posisi kepala tegak dan pandangan mengarah ke depan/arah jalan. Lihat ke arah yang anda tuju. Posisi kepala dan arah pandangan yang tepat merupaka unsur vital dalam membelok.
POSISI JALAN
Sangatlah penting untuk memposisikan kendaraan anda untuk melihat situasi jalan yang lebih baik dan agar dapat terlihat oleh pengguna jalan lain.
• Pada sebuah tikungan, arahkan kendaraan pada lajur yang dituju agar anda dapat melihat dengan jelas saat melintasi sebuah tikungan.
• Pada pinggir jalan, belokkan motor dari kerb hingga anda dapat melihat kedua arah arus lalu lintas. Hal ini merupakan keuntungan ketika melakukan balik arah.
• Pada perempatan sebuah kendaraan mungkin saja masuk ke dalam lajur anda. Melajulah ke perempatan dengan pelan. Ketika pengendara lain mengerem secara mendadak, anda memiliki kesempatan berhenti atau membelok yang baik. Jaga jarak anda dengan kendaraan lain saat di perempatan dan berganti arahlah dengan hati-hati. Berjalanlah sejauh mungkin dari kendaraan lain selama kondisi jalan dan arus lalu lintas memungkinkan.
MENGEREM
Sepeda motor anda memiliki rem depan dan belakang. Anda harus menggunakan keduanya untuk berhenti atau menurunkan kecepatan anda. Rem depan merupakan rem yang paling handal. Rem depan dapat membantu pengereman anda hingga 90% saat anda berhenti mendadak.
Teknik pengereman yang tepat merupakan hal penting untuk keselamatan anda dan membutuhkan latihan yang rutin. Saat anda berkendara pada kecepatan konstan, berat kendaraan tersebar rata antara roda depan dan belakang. Saat anda mengerem, berat kendaraan bergerak dari roda belakang ke roda depan. Semakin keras anda mengerem, semakin berat juga perpindahan beban sepeda motor ke roda depan.perpindahan berat ini membuat roda depan menapak dengan baik (dan roda belakang kurang menapak).
• Pengereman yang tepat merupakan perpaduan antara menutup handel gas dan melakukan pengereman pada kedua roda pada saat yang sama, ketika menurunkan posisi transmisi sebelum anda berhenti. Hal ini cukup sering terjadi pada saat yang sama tetapi tanpa membuat roda mengunci.
• Anda harus mengerem dengan halus sebelum memasuki tikungan lebih baik sebelum berada di dalam tikungan.
• Gunakan keempat jari anda untuk meraih tuas rem depan anda ketika berkendara. Hal ini untuk mencegah jari anda terjepit di antara handel gas dan tuas rem.
• Ingatlah untuk selalu menjaga keseimbangan anda ketika mengerem. Tegakkan kepala anda, lihat ke arah yang dituju dan jaga posisi tubuh yang tepat untuk meredam guncangan jalan ketika mengerem.
• Ban akan kekurangan kemampuan menapak pada jalan basah atau permukaan yang licin. Jangan mengerem dengan keras dan mendadak karena akan membutuhkan waktu untuk perpindahan berat kendaraan. Hal ini akan menyebabkan roda depan mengunci. Jika roda depan mengunci segera lepas tuas rem dan lakukan lagi dengan halus.
Teknik pengereman yang tepat merupakan hal penting untuk keselamatan anda dan membutuhkan latihan yang rutin. Saat anda berkendara pada kecepatan konstan, berat kendaraan tersebar rata antara roda depan dan belakang. Saat anda mengerem, berat kendaraan bergerak dari roda belakang ke roda depan. Semakin keras anda mengerem, semakin berat juga perpindahan beban sepeda motor ke roda depan.perpindahan berat ini membuat roda depan menapak dengan baik (dan roda belakang kurang menapak).
• Pengereman yang tepat merupakan perpaduan antara menutup handel gas dan melakukan pengereman pada kedua roda pada saat yang sama, ketika menurunkan posisi transmisi sebelum anda berhenti. Hal ini cukup sering terjadi pada saat yang sama tetapi tanpa membuat roda mengunci.
• Anda harus mengerem dengan halus sebelum memasuki tikungan lebih baik sebelum berada di dalam tikungan.
• Gunakan keempat jari anda untuk meraih tuas rem depan anda ketika berkendara. Hal ini untuk mencegah jari anda terjepit di antara handel gas dan tuas rem.
• Ingatlah untuk selalu menjaga keseimbangan anda ketika mengerem. Tegakkan kepala anda, lihat ke arah yang dituju dan jaga posisi tubuh yang tepat untuk meredam guncangan jalan ketika mengerem.
• Ban akan kekurangan kemampuan menapak pada jalan basah atau permukaan yang licin. Jangan mengerem dengan keras dan mendadak karena akan membutuhkan waktu untuk perpindahan berat kendaraan. Hal ini akan menyebabkan roda depan mengunci. Jika roda depan mengunci segera lepas tuas rem dan lakukan lagi dengan halus.
PENGOPERASIAN TRANSMISI
Perpindahan perseneling dengan halus dan tepat dapat meningkatkan kendali anda atas sepeda motor anda. Memilih posisi perseneling yang tepat pada kecepatan yang tepat sangat penting saat anda ingin
cepat dalam berakselerasi.
Saat anda ingin berjalan pelan, kurangi kecepatan lalu turunkan posisi perseneling pada posisi yang sesuai. Pada situasi pengereman normal anda harus memposisikan perseneling pada posisi satu. Jika anda berjalan sangat kencang ketika anda pindahkan perseneling ke posisi rendah, sepeda motor akan bergerak liar dan roda akan selip.
Penurunan perseneling pada tikungan – Sangat penting untuk merubah posisi perseneling sebelum memasuki tikungan atau setelah keluar tikungan. Hindari mengganti perseneling baik lebih tinggi atau rendah saat membelok kecuali memungkinkan dan diperlukan. Perpindahan posisi perseneling mendadak dapat mengurangi kendali anda dalam berkendara dan akan membuat anda tergelincir.
Perpindahan perseneling dengan halus dan tepat dapat meningkatkan kendali anda atas sepeda motor anda. Memilih posisi perseneling yang tepat pada kecepatan yang tepat sangat penting saat anda ingin
cepat dalam berakselerasi.
Saat anda ingin berjalan pelan, kurangi kecepatan lalu turunkan posisi perseneling pada posisi yang sesuai. Pada situasi pengereman normal anda harus memposisikan perseneling pada posisi satu. Jika anda berjalan sangat kencang ketika anda pindahkan perseneling ke posisi rendah, sepeda motor akan bergerak liar dan roda akan selip.
Penurunan perseneling pada tikungan – Sangat penting untuk merubah posisi perseneling sebelum memasuki tikungan atau setelah keluar tikungan. Hindari mengganti perseneling baik lebih tinggi atau rendah saat membelok kecuali memungkinkan dan diperlukan. Perpindahan posisi perseneling mendadak dapat mengurangi kendali anda dalam berkendara dan akan membuat anda tergelincir.
BERKENDARA PADA JALAN MENANJAK
Sangatlah sulit berkendara pada jalan menanjak daripada jalan yang rata. Akan selalu ada kemungkinan sepeda motor anda akan mundur.
Untuk mulai berkendara pada jalan menanjak anda harus gunakan rem depan untuk menahan sepeda motor. Nyalakan mesin dan mulai pada posisi perseneling satu. Lalu ganti dengan rem belakang untuk menahan kendaraan. Lepaskan rem depan agar anda dapat menggunakan handel gas dengan tangan kanan anda.
Sumber: Diolah dari Buku Petunjuk Tata Cara Bersepeda Motor di
Indonesia oleh Departemen Perhubungan RI Ditjen Perhubungan Darat.

Komentar
Posting Komentar