Dalam Ruang Gerhana: Kumpulan Cerpen (Cuplikan 1)
Dalam
Ruang Lobi
Tidak seperti
hari-hari biasanya, arus lalu lintas di sekitar hotel kota itu macet total.
Kalau biasanya pelataran parkir hotel dipenuhi oleh pajangan mobil-mobil mewah.
Kali ini, pajangan motor-motor bebek menyemarak dan bertengger pada pelataran
parkir hotel. Sampai-sampai menenggelamkan gemerlapnya segala macam merek mobil
mewah yang ada.
Para polisi
lalu lintas bekerja ekstra keras mengatur laju kendaraan bermotor yang selalu beringas
di sana-sini. Para petugas satpam dan tukang parkir bekerja sangat hati-hati
mengatur arus keluar-masuk para tamu hotel yang selalu menggila. Para panitia
pun sibuk beramah-tamah melayani para tamu yang mayoritas berseragam
putih-hitam. Sebenarnya, ada acara apa gerangan di hotel itu?
Samid, salah
seorang tamu berpakaian putih-hitam tersebut rupanya baru saja tiba setelah
menempuh perjalanan dua setengah jam lamanya. Sambil menghela
napas panjang, dia mencopot helm biru berlogo SNI dan menggantungkannya pada
kaca spion sisi kanan. Tak lupa dia menstandarkan motor bebek dan mengunci
stangnya. Setelah dirasa aman, cepat-cepat dia membuka ransel hitamnya.
“Kartu peserta
ujian … sudah!”
“Pas foto 4 x
6 … sudah!”
“Bekal makanan
dan minuman pun … juga sudah!”
Wajah Samid
perlahan-lahan semringah lega. Tak ada satu pun berkasnya yang tertinggal.
Karena tidak mungkin dia akan balik ke rumah bila seandainya terjadi demikian.
Melihat urusan perbekalannya telah usai, tukang parkir itu datang
menghampirinya.
“Langsung
bayar, Mas!”
“Oh ya …
berapa, Pak!”
“Rp3000 saja!”
“Baiklah … ini
uang pas ya, Pak!”
“Ya … terima
kasih!”
Sambil
bergegas menuju ke hotel, Samid bergumam kesal. Mungkin karena dia memarkirkan
motor bebeknya di lingkungan hotel. Atau mungkin karena berbarengan dengan
acara di hotel itu, tidaklah heran kalau tarifnya jadi semahal itu. Kata orang
Jawa: Ana rega ana rupa. Awas kau
nanti kalau motorku tidak kembali dalam keadaan yang utuh!
Penasaran dengan kelanjutan ceritanya?
Dapatkan segera bukunya di sini.
Terima kasih!
Salam Membaca!
Selamat menginspirasi! :)
Komentar
Posting Komentar